Postingan

Persbul Buol Keluar dari PSSI

Gambar
[JAKARTA] Berita mengejutkan datang dari klub Persbul Buol. Anggota PSSI pimpinan Djohar  Arifin yang juga kontestan Divisi Utama PT LPIS itu memutuskan menarik diri dari keanggotaan PSSI dan memilih akan bergabung dengan PSSI versi La Nyalla Mattalitti.

Iko Amaino (Rico Armada)

Gambar
Source: http://youtu.be/Chf0EMxPCJQ

Lyabvuan Lreok (Elysa Tangkilisan)

Gambar
Source: http://youtu.be/CjaD5IMMc08

Mogulyato (Elysa Tangkilisan)

Gambar
source: http://youtu.be/_tYLUQ7xCbY

Komnas HAM Kawal Kasus Buol

REPUBLIKA.CO.ID, PALU--Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sulawesi Tengah (Sulteng) akan terus mengawal kasus tragedi Buol meski pelaksanaan sidang disiplin sudah dilakukan dengan menghasilkan vonis beragam. "Kami akan terus mengawal kasus ini hingga disidangakan di pengadilan pidana umum," kata Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng Dedy Askari di Palu, Selasa. Dia mengatakan, Polda Sulteng harus terbuka jika memang ada terperiksa yang bisa dijerat dengan pidana umum. "Jangan ditutup-tutupi karena kebenaran adalah milik masyarakat," ujarnya.

Asal-Usul Kerusuhan di Buol

Posted by Ndaru Nusantara pada 3 September 2010 Ribuan warga dari tiga kelurahan menyerang kantor Polsek Biau, Kota Buol, Selasa malam (31/8) sebagai buntut tewasnya seorang tahanan di Markas Polsek tersebut. Warga dari Kelurahan Leok, Kelurahan Buol dan Kelurahan Kulango itu datang membawa senjata tajam dan bebatuan usai shalat taraweh. Saat massa mencoba mendekati kantor polisi, aparat keamanan dari Polres Buol yang berjumlah satu kompi mencoba menghalangi. Karena massa sudah kadung emosi bentrokan pun tak dapat hindari. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan belasan warga tertembak peluru polisi.

32 Polisi Jadi Terperiksa Kerusuhan Buol

REPUBLIKA.CO.ID, LUWUK--Sebanyak 32 oknum anggota Polri ditetapkan sebagai terperiksa kasus kerusuhan berdarah di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah yang mengakibatkan delapan warga sipil tewas tertembak dan puluhan lainya luka-luka. "Jumlahnya sudah 32 orang yang jadi terperiksa dan saat ini masih diproses oleh tim Propam Polda Sulteng dan Mabes Polri," kata Pelaksana Harian Kepala Bidang Humas Polda Sulteng Kompol Kahar Muzakkir di Luwuk, Rabu.