REPUBLIKA.CO.ID, PALU--Gubernur Sulawesi Tengah HB Paliudju mengatakan ada indikasi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) saat terjadi bentrokan di Kecamatan Biau, Kabupaten Buol pada 21 Agustus lalu. "Ada delapan korban tewas karena terkena peluru tajam, di situ ada indikasi pelanggaran HAM," kata Paliudju usai melantik pejabat eselon II dan III di Palu, Senin. Diamasih menunggu hasil investigasi dari tim khusus dari pusat mengenai bentrokdi Buol. "Kalau memang terjadi pelanggaran HAM maka selesaikanlah dengan mekanisme yang berlaku," katanya.